WAJAHKEPRI.COMPortal Berita Kepri • Cepat, Akurat & Terpercaya
WAJAHKEPRI
Media Online Kepulauan Riau
EKONOMI

Jepang Masuk Lima Besar Investor PMA Batam, Promosi Investasi Diperkuat

Hubungan Batam-Singapura Dinilai Penting bagi Penguatan Kerja Sama Ekonomi

BATAM | WAJAHKEPRI – Jepang masuk dalam lima besar negara investor Penanaman Modal Asing (PMA) di Batam. Kondisi tersebut mendorong Badan Pengusahaan Batam memperkuat promosi investasi dan membuka akses yang lebih luas bagi perusahaan Jepang yang mempertimbangkan Batam sebagai lokasi pengembangan usaha.

Upaya penguatan promosi dilakukan melalui sinergi BP Batam dengan KBRI Tokyo, Indonesia Investment Promotion Centre (IIPC) Tokyo dan Bank BNI Tokyo. Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan perkembangan ekonomi Batam sekaligus memperkenalkan peluang investasi yang tersedia.

Data realisasi investasi Triwulan I 2026 menunjukkan Jepang termasuk lima besar negara investor PMA di Batam. Pada periode tersebut, total realisasi investasi Batam mencapai Rp17,4 triliun, terdiri dari PMA Rp8,8 triliun dan PMDN Rp8,5 triliun.

Investasi perusahaan Jepang di Batam tersebar pada sejumlah sektor, antara lain elektronik dan kelistrikan, komponen otomotif, manufaktur industri serta industri kimia. Kehadiran perusahaan yang telah beroperasi menjadi salah satu modal untuk memperkenalkan pengalaman investasi di Batam kepada calon investor lainnya.

BP Batam menilai kedekatan Batam dengan Singapura dan pasar Asia, dukungan infrastruktur serta kemudahan proses investasi menjadi keunggulan yang perlu terus dikomunikasikan. Informasi yang lengkap mengenai kawasan, perizinan dan kesiapan infrastruktur dinilai penting bagi investor Jepang yang cenderung melakukan kajian secara rinci sebelum mengambil keputusan.

Promosi investasi tersebut dilakukan untuk memperkuat komunikasi dengan calon investor sekaligus membuka peluang baru bagi perluasan industri. Pemerintah berharap semakin banyak perusahaan Jepang melihat Batam sebagai kawasan yang siap mendukung pengembangan kegiatan usaha.

Penguatan kerja sama dengan KBRI Tokyo, IIPC dan BNI Tokyo juga diharapkan memperluas jangkauan informasi mengenai Batam. Dengan promosi yang konsisten dan pelayanan investasi yang semakin terintegrasi, Batam berupaya mempertahankan daya saingnya sebagai salah satu kawasan investasi strategis di Indonesia.